Hipokrit, Hater & Chatters

By | 19/01/2012

Salam kasih sayang

kata pepatah jangan simbah minyak pada api yang menyala kalau tak mahu diri terbakar..

Kadang-kadang ada di antara kita nie tak sedar akan keterlanjuran kata-kata hingga mengundang rasa sakit hati sesetengah pihak.

Ada jugak di antara kita hanya berani di madium penulisan, bila melihat cara mereka persoalkan sesuatu pekara nampak hebat tapi bila di tanya akan kebenaran apa yang di kata dengan pantas menafikan nya..

Ada jugak di antara kita selalu tunjuk pandai dan hebat tapi dalam masa yang sama mereka ini benarnya menyerlahkan kebodohan sendiri.

Semalam ada seorang chatter tanya satu soalan yang agak umum “kenape perempuan yang dah ada suami macam tak ada suami dan minta perhatian murahan dari lelaki lain” soalan itu relevan sebenarnya jika kita melihat berita yang sering di laporkan di media.

Sebenarnya saya sudah biasa kena hentam tapi kenapa mesti hentam saya dari belakang? Kalau orang boleh lakukan begitu pada saya masakan saya tak boleh lakukan begitu pada orang lain.

Tapi saya bukan orang yang suka hentam belakang, lagi best bila dapat hentam depan-depan..

Kata pepatah siapa makan cili dia yang terasa pedas.. Panas hati ke baca entry nie, kira bagus lah kalau terasa kan..

Saya tak ajar anak ketam jalan salah tapi saya ajar anak buaya membaham mangsanya..

Kalau tak nak rasa sakit hati jangan sesuka hati keluarkan statment yang boleh mengundang kemarahan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.